PLN Pusertif Dorong Kesiapan SDM Vokasi Hadapi Perkembangan Industri Kendaraan Listrik

Jakarta, 28 Agustus 2026 – Perkembangan kendaraan listrik di Indonesia turut membuka kebutuhan terhadap sumber daya manusia (SDM) yang memiliki kompetensi sesuai dengan perkembangan teknologi. Menjawab kebutuhan tersebut, PT PLN (Persero) Pusat Sertifikasi (PLN Pusertif) bersama Kementerian Perhubungan Republik Indonesia terus mendorong penguatan kompetensi melalui pengembangan bengkel konversi kendaraan listrik di lingkungan pendidikan vokasi.

Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan monitoring sertifikasi Bengkel Konversi Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai di SMK Ristek Jaya. Kegiatan ini menjadi bagian dari sinergi untuk memastikan fasilitas pendidikan vokasi memiliki kesiapan dalam mendukung pembelajaran sekaligus pengembangan keterampilan siswa di bidang kendaraan listrik.

Pengembangan bengkel konversi kendaraan listrik di lingkungan SMK memiliki peran penting dalam memperkenalkan teknologi kendaraan listrik secara lebih dekat kepada peserta didik. Melalui pengalaman praktik, siswa dapat memahami proses konversi kendaraan konvensional menjadi kendaraan bermotor listrik berbasis baterai sekaligus mengenal standar keselamatan dan prosedur kerja yang diterapkan di industri.

Dalam kegiatan monitoring, PLN Pusertif melakukan peninjauan terhadap sejumlah aspek pendukung bengkel, mulai dari kesiapan fasilitas dan peralatan, kompetensi tenaga teknis, penerapan prosedur kerja, hingga aspek keselamatan dalam proses konversi kendaraan listrik.

General Manager PLN Pusertif, Dony Ocniza, menyampaikan bahwa kesiapan SDM menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Menurutnya, pendidikan vokasi memiliki posisi strategis dalam menyiapkan tenaga kerja yang mampu mengikuti kebutuhan industri.

“Pengembangan kendaraan listrik tidak hanya membutuhkan teknologi dan infrastruktur, tetapi juga sumber daya manusia yang memiliki kompetensi dan pemahaman terhadap standar keselamatan. Karena itu, penguatan pendidikan vokasi menjadi langkah penting untuk menyiapkan generasi muda agar mampu menjawab kebutuhan industri kendaraan listrik,” ujar Dony.

Menurut Dony, keterlibatan PLN Pusertif dalam monitoring sertifikasi bengkel konversi menjadi bagian dari kontribusi perusahaan dalam memastikan aspek mutu dan keselamatan diterapkan sejak tahap pendidikan. Dengan demikian, peserta didik tidak hanya memperoleh pengetahuan teknis, tetapi juga terbiasa menerapkan standar dalam setiap proses kerja.

Keberadaan bengkel konversi kendaraan listrik di SMK Ristek Jaya juga membuka peluang bagi peserta didik untuk mengembangkan keterampilan yang relevan dengan transformasi sektor transportasi. Penguasaan teknologi kendaraan listrik diharapkan dapat menjadi bekal bagi siswa untuk memasuki dunia kerja maupun mengembangkan peluang usaha di bidang kendaraan listrik.

Kolaborasi antara PLN Pusertif, Kementerian Perhubungan, dan SMK Ristek Jaya menunjukkan pentingnya sinergi antara pemerintah, dunia pendidikan, dan industri dalam membangun ekosistem kendaraan listrik yang berkelanjutan. Keterhubungan tersebut diperlukan agar perkembangan teknologi dapat diikuti dengan kesiapan kompetensi tenaga kerja.

Selain aspek kompetensi, penerapan standar keselamatan juga menjadi perhatian dalam pengembangan bengkel konversi kendaraan listrik. Proses konversi membutuhkan ketelitian dan pemahaman terhadap karakteristik sistem kelistrikan kendaraan, sehingga penerapan prosedur yang tepat menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan dan kualitas hasil konversi.

Sebagai perusahaan yang memiliki kompetensi di bidang Testing, Inspection, and Certification (TIC), PLN Pusertif terus memperluas kontribusinya dalam mendukung pengembangan teknologi dan sumber daya manusia di sektor ketenagalistrikan. Penguatan layanan sertifikasi dan monitoring diharapkan dapat membantu menciptakan ekosistem kendaraan listrik yang semakin aman, andal, dan terpercaya.

Pengembangan kompetensi melalui pendidikan vokasi juga sejalan dengan agenda transisi energi nasional. Semakin banyak SDM yang memahami teknologi kendaraan listrik, semakin besar pula peluang Indonesia untuk membangun ekosistem transportasi berbasis energi bersih yang didukung oleh tenaga kerja lokal yang kompeten.

Melalui kolaborasi lintas sektor tersebut, PLN Pusertif berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan kendaraan listrik Indonesia, khususnya melalui peningkatan mutu, keselamatan, dan kompetensi SDM. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat kesiapan generasi muda sekaligus mendukung pertumbuhan industri kendaraan listrik nasional.

Dari ruang belajar menuju dunia industri, PLN Pusertif bersama para pemangku kepentingan terus mendorong lahirnya SDM kompeten untuk mendukung masa depan transportasi listrik Indonesia.

Ingin mengetahui informasi terbaru seputar kelistrikan dan energi di Indonesia? Simak berita selengkapnya di InfoListrik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *